Berbagi Informasi Menarik | 2020

Minggu, 16 Februari 2020

Mau Beli Mobil Bekas, Sebaiknya Cek Kondisi Lebih Dulu

Inspeksi mobil

Tahukah Anda bahwa ada lebih 40 juta mobil yang berpindah kepemilikan setiap tahun? Munculnya model mobil terbaru bisa saja membuat mobil lama tak lagi digemari masyarakat. Bagi Anda yang ingin membeli kendaraan roda empat bekas, sebaiknya pertimbangkan beberapa hal penting mengenai spesifikasi dan performa mobil. Apalagi Anda tertarik membeli mobil bekas angkutan umum yang dijual dengan harga murah, sebaiknya lakukan inspeksi mobil agar tidak merugi kemudian hari. 

Mobil Bekas Angkutan Umum

Ada beberapa tips yang bisa Anda jadikan patokan dalam memilih kendaraan bekas angkutan umum berikut ini.

1. Mengecek performa mesin dan suku cadang 

Memang mobil bekas angkutan umum biasanya menggunakan jenis kendaraan varian termurah. Murah bukan berarti memiliki performa yang jelek, ya! Kelebihan dari mobil bekas angkutan adalah performa mesin lebih bandel dan irit bahan bakar. Jelas pengelola angkutan umum mempertimbangkan alasan efisiensi bahan bakar dalam memilih armada mereka. 

Jangan lupa untuk mengecek spare part mobil bekas angkutan umum. Tentu Anda lebih memilih mobil bekas angkutan umum yang tetap terawat dengan penggunaan suku cadang asli bukan tiruan. Dampak penggunaan spare part KW atau tiruan bisa mempengaruhi performa mobil untuk jangka panjang. Biasanya pengelola angkutan memperhatikan service berkala guna mendukung kondisi armada dalam keadaan prima.


2. Memperhatikan komponen kelistrikan dan komponen yang perlu penggantian

Inspeksi mobil bekas harus selalu dilakukan agar Anda bisa mengetahui bagaimana kondisi mobil yang hendak dibeli. Setidaknya Anda bisa memiliki perkiraan harga yang ditawarkan sesuai dengan kondisi nyata mobil bekas angkutan umum. Anda harus mengecek komponen kelistrikan dengan memastikan fungsi alternator, aki mobil, relay kit, sambungan kabel, dan lain-lain bisa berfungsi normal. 

Selain itu, jangan lupa mengecek komponen yang perlu penggantian, misalnya oli mesin. Jangan sampai Anda menyesal karena biaya penggantian berbagai komponen yang harus sering diganti lebih besar dibandingkan dengan keuntungan Anda mendapatkan mobil dengan harga murah, ya!

3. Pengecekan fitur mobil

Harga mobil bekas angkutan umum lebih murah dikarenakan masa penggunaan yang cukup lama mempengaruhi performa mobil. Tak hanya sebatas performa mesin saja, fitur mobil biasanya tidak sebaik atau selengkap mobil pribadi. Anda tetap bisa mempertimbangkan pembelian mobil bekas angkutan umum dengan melakukan perbaikan atau menambah fitur yang bisa mendukung kenyamanan Anda sendiri. 

Fitur-fitur yang harus ada dan memiliki fungsi normal antara lain sistem pengereman, sistem audio, lampu, dan masih banyak fitur lain. Jika fitur yang penting sudah Anda genggam, maka fitur pendukung bisa menyusul seperti desain eksterior dan interior kendaraan. 

4. Pilih mobil yang memiliki usia lebih muda dengan harga kompetitif

Kenapa Anda harus memilih mobil bekas angkutan yang memiliki usia muda? Hal ini berlaku sebab penggunaan mobil angkutan umum lebih sering dibandingkan mobil pribadi. Jarak tempuh yang lebih jauh mempengaruhi semua komponen pada mobil bekas angkutan umum. Memilih mobil yang lebih muda bisa menekan risiko Anda mendapatkan mobil yang benar-benar tidak layak jalan. 

Anda juga harus tahu bahwa harga mobil bekas angkutan umum harus lebih murah daripada mobil bekas perseorangan. Pastikan melakukan riset di pasaran mengenai harga kompetitif sebuah mobil bekas angkutan umum. Selain faktor pemakaian, model atau tipe mobil angkutan umum sangat mempengaruhi harga jual. 

Yuk, cek mobil bekas lebih dahulu agar Anda bisa mendapatkan jenis kendaraan yang sesuai keinginan! Dapatkan informasi mengenai cara mengecek mobil bekas layak pakai hanya di Otospector.